Tampilkan postingan dengan label Artikel Lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Lucu. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Oktober 2010

Kisah Menggemparkan Penampakan di jepang tahun 1988


Tahukah Anda Film bergenre horor The Ring? tahukah pula Anda bahwa film itu
diangkat berdasarkan sebuah kisah nyata? Ya… The Ring yang mengisahkan
arwah penasaran Sadako yang kerap kali menampakkan dirinya keluar dari
sebuah sumur tua, ternyata benar-benar terjadi pada pertengahan tahun
1988….
Berikut saya mendapat posting dari kawan saya yang saat ini sedang
menyelesaikan pendidikannya di Jepang…
Pada tahun 1987 memang telah ditemukan mayat seorang gadis muda belasan
tahun di dalam sumur tua di tengah pemukiman penduduk di desa Teitan.
Pihak berwajib setempat tak pernah menemukan sebab kematian gadis tersebut,
yang dapat diketahui hanya bahwa gadis tersebut tinggal bersama neneknya di
pinggiran desa Teitan.
Sang nenek yang mengetahui cucu satu-satunya
telah tewas hanya mampu memberi keterangan bahwa sang cucu memang telah
menghilang
dari rumah sejak dua hari sebelumnya. Tak ada keterangan lain mengenai
kematian gadis tersebut. Akhirnya, pihak berwajib setempat menutup
kasus tersebut karena setelah dilacak selama lima bulan tidak ditemukan
sedikitpun titik terang.
Pada pertengahan tahun 1988, muncullah berita yang menggegerkan kampung
Teitan. Beberapa orang kerap melihat penempakan arwah Sadako yang
tengah berdiri terdiam di pinggir sumur tua tempat mayatnya
ditemukan….. kejadian itu lantas membuat kampung Teitan menjadi mencekam.
Tiap senja beranjak gelap…..warga kampung Teitan langsung menutup pintu rumah mereka
rapat-rapat. Para pekerja yang biasa pulang hingga tengah malam, kini
memilih pulang lebih awal. Penampakan arwah Sadako biasamya muncul
setelah lonceng di kuil kampung tersebut berbunyi dua kali yang menandakan
telah tengah malam….
Nah…yang seru…adalah cerita dari kawan saya yang di posting lewat
email dua hari lalu…
Kawan saya mendengar kisah ini dari pak Watanabe, ayah temannya.
Tahun 1988, Pak Watanabe yang saat itu baru mulai bekerja pada sebuah
perusahaan jasa, pulang larut malam. Pak Watanabe pulang bersama tiga
orang temannya, berikut kisah yang dituturkan Pak Watanabe :
Saat itu kukira sudah hampir pukul satu dini hari….aku bersama dua orang
temanku pulang berjalan kaki karena tak ada lagi kandaraan pengangkut
penumpang. Aku agak mabuk malam itu karena habis minum-minum dengan
kedua temanku sepulang menjamu klien kami. Kami melewati kampung
Teitan…..tempat dimana sering terlihat penampakan arwah Sadako.
Kami sama sekali lupa bahwa pada pertengahan tahun itu sedang
gempar-gemparnya pembicaraan orang-orang mengenai penampakan arwah
Sadako.
Ketika tiba saatnya langkah kami menyusuri tengah kampung…..tampaklah
oleh kami sumur tua yang kerap dibicarakan orang karena arwah penasaran
gadis muda tersebut. Kami seketika terkesiap manakala langkah kami semakin
mendekati sumur tersebut.
Saat itu lonceng di kuil kampung berdentang…..hal yang biasa
menandakan kemunculan arwah penasaran Sadako. Langkah kami terasa makin berat,
dicekam ketakutan yang amat sangat….Tiba-tiba…..
Kami mendengar suara air beriak dari dalam sumur….
Kami membeku seketika….tak sanggup meneruskan langkah…..
Sekonyong-konyong….kami melihat kemunculan sebentuk kepala dengan
rambut panjang hitam dari dalam sumur……..semakin lama semakin beranjak
naik….aku menahan nafas demi melihat pemandangan itu….
Kedua temanku menggigil ketakutan……kemudian tampaklah oleh kami
seutuhnya wujud arwah tersebut…..
Seorang gadis dengan wajah amat pucat….berambut hitam panjang dengan
diselubungi kain putih berlumuran merah darah…….darah yang
banyak…..darah yang nampaknya masih segar seperti baru saja melumuri
kain putih itu….
Gadis itu dengan wajah pucatnya memandang kearah
kami…..Tuhan…rasanya lebih baik bumi langsung menelan kami saja saat itu….
Aku membeku….kurasakan seluruh bagian tubuhku membatu tak dapat
kugerakkan…..kedua temanku juga dalam kondisi yang sama…..
lebih parah temanku Nobuki, dia mengidap asma…..nafasnya tersengal-sengal karena
rasa takut yang mencekam…..Aku tak ingat berapa lama arwah gadis itu berdiri menampakkan
dirinya….yang pasti kurasakan saat itu waktu seperti berhenti……
Lalu kemudian…..gadis itu melayang……beberapa saat melihat kearah
kami……dengan wajah pucat pasi tanpa sedikitpun ekspresi….lalu
gadis itu kembali memasuki sumur tua…..
Aku masih mematung….kedua temanku masih pias karena kejadian
tersebut…..namun….kami mendengar suara air di sumur tua beriak
kencang…seolah ada gelombang di dalamnya…..
Belum hilang rasa takut luar biasa kami…..tiba-tiba…..
Arwah itu muncul kembali…….!!!
Dengan menampakkan wajah yang lebih pucat dari sebelumnya……arwah
tersebut kembali muncul…….rambutnya hitam panjang…..tubuhnya
berselubung kain putih…..namun…..kain putih itu tak lagi berlumuran
darah….darah segar seperti pada penampakkan yang pertama……
Kain yang menyelubungi tubuh arwah itu kini putih bersih……namun
semakin menampakkan wajah pucatnya……
Lalu….arwah tersebut melayang……
Menuju kearah kami……..
Rasanya lama sekali…….namun semakin pasti arwah itu menuju kearah
kami…..
Kedua temanku beringsut kebelakang tubuhku….. Nobuki semakin
menderita karena asma yang semakin menyiksanya……
Perlahan….arwah tersebut mendekati kami…..hawa dingin yang luar
biasa menyergap…..menggigit kulitku….menusuk hingga ke tulang-tulangku…
Arwah gadis itu melayang-layang diatas kami……tak dapat kulukiskan
mencekam suasana saat itu…..yang ada di pikiranku bahwa ia akan
memakan kami…..atau mencekik leher kami…..atau menarik kami ke dalam sumur
tua bersamanya…..dia masih melayang di atas kami……
Tiba-tiba…..
Dia mengahampiriku….!!!! perlahan turun menuju kearahku……
Tuhan…..selamatkan aku…..
Dia benar-benar dihadapanku….benar-benar di depan wajahku….!!!
Dengan tatapan kosong dan wajah dinginnya…. dia menghembuskan hawa
yang luar biasa dingin…..tubuhku membeku…..tak sanggup bergerak…tak
sanggup bersuara…bahkan nyaris tak sanggup bernafas…..
Lalu….dengan suara yang nyaris membuat jantungku lepas…..dia
menggumamkan bibirnya….dan aku sempat mendengar kata-kata yang keluar
dari kerongkongannya yang tampak kering itu…..aku dengar dia
mengucap……
Rinso Memang Hebat Yaakkkk….!!!!!!!!
Lihat neh bajuku yang tadi kotor jadi putih bersih lagi…..!!!!
Sabtu, 07 Agustus 2010

Alasan Kenapa orang tetap merokok

Mungkin berikut ini adalah alasan alasan para perokok yang masih enggan meninggalkan kebiasaannya :
  1. Perokok pasif lebih berbahaya dari pada perokok Aktif ( Makanya lebih baik jadi aktif aja )
  2. Menghindarkan dari perbuatan jahat ( Karena belum ada berita orang yang membunuh,mencuri sambil merokok )
  3. Mengurangi resiko kematian ( Belum pernah tercatat dalam berita bahwa ada orang yang meninggal dalam posisi merokok )
  4. Modal berbuat kebaikan ( Paling tidak kalau ada orang yang minjam korek api sudah siap )
  5. Modal untuk basa basi ( coba bayangkan kalau baru ketemu ama orang paling enak nawarin rokok khan .... masak nawarin uang ....??? )
  6. Untuk yang biasa di ruangan ber AC dan rindu suasana kampung bisa mengobati rasa kangennya karena seolah olah ruangan jadi  berkabut
  7. Melatih kesabaran dan ketekunan karena bagi pemula sampai batuk batuk tetep di jalani untuk tetap merokok
  8. Alarm Anti maling karena kalau batuk berat di malam hari maling gak jadi masuk
  9. Membantu adegan film cowboy ...coba bayangin kalau main film sambil ngupil. ....hi hi
  10. Teman Bokek yang setia di manapun anda berada
Diatas hanyalah sebuah tulisan jangan di ikutin ya ...kalau bisa mbokyao berhenti merokok .....Kalau pingin berhenti tapi dengan alasan susah Coba kalau merokok di balik .... ujungya yang nyala yang di masukin ke bibir ...pasti besuk gak merokok lagi deh ....
Kalau mau kumpulan buku cerita konyol lainnya silahkan klik di link di bawah ini :
Sabtu, 10 Juli 2010

Ada putih ...putih

Sepulang dari nonton konser band gratis yang digelar di Alun-alun Klaten beberapa waktu lalu, Jon Koplo, ABG kelas dua di sebuah SMP markotop di Klaten dan teman-temannya ngetiging pulang bonceng-boncengan sepeda onthel di tengah kegelapan malam.
Setelah separuh perjalanan, giliran Jon Koplo yang mboncengke Tom Gembus
Kali ini Koplo mengayuh sepeda dengan santai karena hampir sampai di desanya. Sementara dua temannya sudah bablas duluan
Ketika melewati mbulak penghubung dua desa yang sangat gelap dan sepi, dari kejauhan Koplo melihat ada sesosok orang memakai pakaian serba putih duduk membelakangi jalan di buk tengah sawah. ”Wah enek kancane iki. Neng ngebuk enek uwong, berarti aku ora dhewe,” batin Koplo ayem.
Bahkan karena kecapekan, Koplo ingin berhenti dan menyapa orang itu. Namun melihat genjotan Koplo semakin pelan, Gembus yang penakut itu segera ngabani Koplo, ”Plo ngebut Plo! Kae enek pocongan, kok kowe malah alon-alon?”
Karena permintaannya tidak digubris, kaki Gembus segera menginjak kaki Koplo, maksudnya membantu Koplo nggenjot biar berjalan lebih cepat. Tapi Koplo yang tangannya sudah memegang rem bersiap-siap ingin berhenti malah bingung dan kehilangan keseimbangan. Akhirnya sepeda mereka malah ambruk di dekat makhluk berbaju putih tadi.
Tapi anehnya, makhluk itu tidak menoleh sedikit pun, ia tetap menghadap ke sawah membelakangi jalan. Gembus yang jireh langsung berdiri dan lari tunggang langgang meninggalkan Koplo. Koplo pun segera berlari nututi Gembus dengan menuntun sepedanya.
Akhirnya dengan napas yang menggeh-menggeh kadua bocah ini sampai di rumah mereka.
Yang membuat Koplo dan Gembus penasaran sampai sekarang, kenapa makhluk itu tidak menoleh sedikit pun, padahal di belakangnya ada suara gaduh. Sebenarnya dia itu manusia apa bukan ya?
Kiriman Ika Wulansari, RT 06/RW 01, Majegan, Trucuk, Klaten 57467

Lomba cuci burung

LOMBA CUCI BURUNG

Kisah nyata yang menggemparkan ini terjadi pada musim kemarau beberapa waktu lalu. Saat itu, Jon Koplo, warga Klaten yang bekerja di sebuah perusahaan penyulingan minyak cengkeh sedang membersihkan tangki destilasi, yaitu tangki yang digunakan untuk menyuling daun cengkeh.
Setelah digosok sampai bersih, kemudian residu (ampas) yang berupa minyak cengkeh campur kotoran dibuang ke sungai di dekat penyulingan. Begitu residu dibuang, tak lama kemudian terlihat ikan yang berloncatan, mungkin mabuk terkena minyak kotor itu. Dasar Jon Koplo biasa memet iwak, melihat ikan pating penculut itu, ia segera mencopot pakaian dan ambyur ke sungai.
Tak lama kemudian muncul Tom Gembus dan kawan-kawan yang mau berangkat ke sawah. Melihat Jon Koplo panen iwak di sungai itu, langsung saja mereka ikut ambyur bersama. Suasana di sungai jadi semakin ramai. Mereka pada berteriak kegirangan sambil nyauti ikan.
Sepuluh menit kemudian terjadilah peristiwa yang menghebohkan. Dimulai dari Jon Koplo, tiba-tiba ia pringisan, ngeses-ngeses sambil memegangi anunya, Ssss… panasss… adhuuuh…!” rintih Koplo sembari menuju ke pancuran. Sampai pancuran ia segera mencuci barang rahasianya itu sambil kicat-kicat.
Belum selesai Jon Koplo mencuci barangnya, disusul Tom Gembus serombongan. Semua juga merasa kepanasan.
”Panasss… ooohhh, panaaasss…” teriak mereka sambil berlomba mencopot celana lalu menuju pancuran bersama untuk lomba mencuci ”burung” sambil ngeses-ngeses, bahkan ada yang misuh-misuh.
”Ooo, pancen jiangkrik tenan kok Koplo iki, wong banyu kali kok dioplos lenga cengkeh. Awas kowe Plo, nek nganti manukku ora isa manggung, titenana!” ancam Gembus.
Jon Koplo cuma pringas-pringis sibuk ngurusi ”burung”-nya sendiri
Kiriman Sanglir Widoyo, Gowangan RT 01/RW II, Bawak, Cawas, Klaten

Updates Via E-Mail