Rabu, 02 Februari 2011

Obrolan Seekor Kerbau dengan Seorang Pekerja Sibuk

a
Pagi yang cerah sekitar pukul 06.00. Seperti biasa, petani itu mengeluarkan kerbau dari kandangnya untuk pergi membajak sawah. Dari pagi hingga siang mereka asyik bekerja sama mengaduk-ngaduk lumpur sawah. Pukul 11.30, datang istri sang petani membawa makan siang suaminya: nasi bakul, ikan asin, sambel dan lalab. Petani itu asyik makan dengan lahapnya, sementara si kerbau sahabatnya istirahat tak jauh darinya.
Tepat pukul 12.00, terdengar suara sayup-sayup mengudara dari kejauhan. Si kerbau tidak mengerti dan bertanya pada juragannya itu.
“Hhooaa….. (suaranya besar). Gan, suara apa tuh sayup-sayup enak sekali?”
“Itu suara adzan.”
“Adzan itu apa?”
“Itu seruan memanggil orang Islam untuk shalat.”
“Shalat itu apa?” Tanyanya lagi.
“Shalat itu menyembah Allah, Tuhan pencipta alam. Orang Islam melaksanakannya 5 kali sehari.”
“Ooh…” kata si kerbau.
“Agan, orang Islam?” tanyanya lagi.
“Iya Islam.” Kata petani itu cuek.
“Agan suka shalat?”
Sambil tersipu ia menjawab: “Ooh …tidak!”
“Sama dengan saya.” Kata si kerbau kalem.
Mereka meneruskan lagi kerja. Jam 14.30 mereka selesai. Ketika sedang beres-beres, terdengar lagi suara lantunan orang dari kejauhan yang juga enak didengar. Tapi kali ini suaranya lain.
“Gan, suara apa lagi tuh? Kok beda dengan yang tadi!”
“Ooh… kalau itu orang membaca Qur’an.”
“Qur’an itu apa?”
“Kitab suci petunjuk hidup umat Islam.”
“Agan suka membacanya?”
“Kebetulan tidak. Mana sempat! Siang gini kan kerja. Malam cape.”
“Sama dengan saya.” Kata si kerbau lagi kalem.

Mereka pun pulang.
Jam 18.30 sehabis magrib, dari speaker masjid dekat rumah petni itu terdengar suara orang bicara panjang lebar. Si kerbau bertanya lagi.
“Gan, kalau itu suara apa? Itu orang ngomong apa?”
“Itu pengajian di masjid.”
“Pengajian itu apa?”
“Itu orang sedang mendalami agama.”
“Bagus ya Gan?”
“Iya bagus.”
“Agan suka datang ke pengajian?”
“Kebetulan tidak. Setiap hari sibuk bekerja seperti tadi.”
“Sama dengan saya.”
Esok harinya, saat si petani lahap makan siang karena lapar, si kerbau membuka percakapan.
“Gan!” Katanya.
“Apa?”
“Walaupun binatang, saya juga ciptaan Tuhan. Rasanya, saya ingin juga mengenal Tuhan yang telah memberi saya hidup, nafas, tenaga dan makan. Tapi, apalah artinya. Saya hanya seekor kerbau. Rasanya ingin saya menyembah-Nya, berterima kasih kepada-Nya, bersyukur dan beribadah seperti orang-orang di masjid itu. Tapi, mana sempat, saya kerja terus setiap hari. Waktu habis untuk kerja. Malam cape. Saya seolah tidak ada waktu untuk mendekati Tuhan untuk beribadah kepada-Nya.”
Merasa ada yang membenarkan kesibukannya, si petani buru-buru menjawab:
“Sama dengan Saya.”
Si kerbau termenung: “Eemh… ternyata banyak manusia seperti saya. Wujudnya saja manusia, hakekatnya kerbau. Tak ada bedanya. Seperti binatang, waktunya habis hanya untuk kerja cari makan. Kesibukan jadi alasan untuk melupakan Tuhan. Banyak manusia memang tak tahu diri. Sudah mulia jadi manusia, eeh… kesadarannya tak lebih dari kerbau.”[]

Konferensi Iblis, Setan dan Jin

Copy of Copy of jin
Dalam sebuah konferensi iblis, setan dan jin ditetapkanlah empat hal: Pertama, iblis, setan dan jin tidak dapat melarang kaum muslimin pergi beribadah ke mesjid. Kedua, mereka tidak dapat melarang kaum muslimin membaca al-Qur’an dan mencari kebenaran. Ketiga, mereka tidak dapat melarang kaum muslimin mendekatkan diri kepada Tuhan mereka, Allah SWT dan pembawa risalah-Nya Muhammad SAW. Keempat, pada saat kaum muslimin melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan Iblis, Setan dan Jin akan lemah dan lumpuh.
Oleh karena itu, konferensi menetapkan, biarlah umat Islam tetap pergi ke mesjid, biarlah mereka melakukan kebiasaan mereka, tetapi CURI WAKTU MEREKA, ini kata kunci kita, sehingga mereka tidak punya waktu lagi untuk mendekatkan diri kepada Allah.
“Inilah yang akan kita lakukan!” kata pimpinan konferensi.
“Alihkan perhatian mereka dari usaha mendekatkan diri kepada Allah dan awasi terus kegiatan mereka sepanjang hari.”
“Bagaimana kami melakukannya?” Tanya peserta konferensi lainnya.
“Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka, ciptakan budaya agar mereka selalu sibuk dalam urusan dunia,” kata sang Iblis.
“Rayu mereka agar suka belanja, belanja dan belanja. Berhutang, berhutang dan berhutang.”
Iblis melanjutkan, “bujuk para istri agar bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 -7 hari dalam seminggu, 11 – 12 bulan dalam setahun sehingga mereka merasakan jiwa mereka hampa, hati mereka gersang dan hidup ini sangat kosong walaupun mereka mengaku Muslim dan suka beribadah. Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu berkumpul bersama anak-anak mereka.”
“Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, mereka akan merasa bahwa rumah mereka bukanlah tempat yang nyaman untuk kembali sepulang bekerja. Ciptakan dan dorong terus cara berfikir seperti itu agar mereka tidak mendapat ketenangan di rumah.”
“Pikat mereka untuk membunyikan radio dan kaset selama mereka berkendaraan. Dorong mereka untuk menyetel TV, CD, VCD dan PC di rumah mereka sepanjang hari. Bunyikan musik terus menerus di rumah-rumah, di semua restoran dan toko-toko setiap hari. Ciptakan lingkungan yang jauh dari suasana agama. Hal ini akan mempengaruhi hati dan pikiran mereka sehingga jiwa mereka rusak dan rusak pula lah hubungan mereka dengan Allah dan rasul-Nya. Penuhi meja-meja rumah mereka dengan bacaan-bacaan yang banyak menyita waktu. Cekoki mereka dengan berbagai gosip setiap hari. Serang mereka denga berbagai iklan-iklan di televisi, radio, koran, majalah dan di jalanan sampai mereka banyak membeli yang sesungguhnya mereka tidak perlu. Dorong agar mereka menghidupkan budaya konsumtif. Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan.”
“Muat gambar-gambar wanita cantik. Buka aurat mereka, perlihatkan kelangsingan tubuh dan kulit yang mulus, di majalah, TV dan iklan untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada isteri-isteri mereka.”
“Bila para istri atau suami merasa lelah dan jenuh, giringlah mereka untuk datang mencari hiburan ke kafe-kafe, pusat-pusat hiburan dan belanja. Jangan sampai mereka datang ke masjid, ke pengajian, ke ustadz/kiyai nanti mereka jadi jauh dari kita.”
“Buatlah kegemaran dan ketergantungan pada makanan modern yang bermerk, yang bergengsi, yang sedang trend, fastfood, yang secara tak disadari akan merusak kesehatan mereka. Jauhkan mereka dari makanan-makanan alami. Ciptakan pandangan bahwa makanan yang alami (seperti umbi-umbian dan tumbuh-tumbuhan) itu ketinggalan zaman, kampungan dan seterusnya. Ini strategi kita menyerang mereka dari sisi makanan. Ketika mereka akan memakan sesuatu, lupakan ingatan mereka dari halal, haram dan syubhat. Buat mereka tidak sempat memikirkan itu.”
“Ingat!” kata Iblis bersemangat, “makanan punya pengaruh kuat terhadap jiwa. Jiwa itulah yang akan kita rusak tanpa mereka sadari. Inilah jalan yang bisa kita lakukan.”
“Jangan lupa, ciptakan dalam fikiran mereka bahwa sumber kebahagiaan itu adalah UANG… UANG… dan UANG sehingga mereka terus mencarinya dengan menghalalkan segala cara. Ciptakan kesenangan itu pada HARTA, BENDA, POPULARITAS dan KEKUASAAN. Habiskan waktu mereka untuk mencari dan mandapatkan itu semua.”
“Buatlah para isteri menjadi sangat letih pada malam hari. Buatlah mereka sering sakit kepala. Jika para isteri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka akan mulai mencari di luar. Inilah yang akan mempercepat retaknya sebuah keluarga. Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka mengajarkan anak-anak mereka tentang pentingnya shalat.”
“Sibukkan mereka terus menerus sehingga tidak lagi punya waktu untuk mendalami agama dan mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Kosongkan hati mereka. Arahkan mereka ke tempat-tempat hiburan, fitness, pertandingan-pertandingan, konser musik dan bioskop. Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK, DAN SIBUK. Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang shaleh, bisikan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa.”
“Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah. Dan dengan segera mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan, kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah).”
Para iblis, jin dan setan pada berteriak gembira:
“PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL… RENCANA YANG BAGUS….!!!!
“Ingat!” pimpinan konferensi kembali menegaskan, “Sekali lagi saya mengingatkan. Biarkan mereka menjalankan agama mereka: pergi ke masjid, shalat, pengajian, dan membaca Al-Qur’an. Tapi, pengaruhi hati dan fikiran mereka dari sisi lain. CURI WAKTU MEREKA dan ALIHKAN PERHATIAN MEREKA. Dari sisi itu kita bisa masuk dan cara itulah yang ampuh untuk menjalankan misi kita. Biarkan mereka seperti taat beragama tetapi sesungguhnya jiwa, cara hidup dan cara berfikir mereka jauh dari agama.”
Iblis, setan dan jin kemudian pergi menyebar dengan penuh semangat melakukan tugas untuk membuat kaum muslimin menjadi lebih sibuk dalam urusan dunia, mencari kesenangan, pesta dan hura-hura. Dan, hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta. Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturrahmi dan saling mengingatkan akan agama, kebenaran, Allah dan rasul-Nya.
(Ini rahasia setan sudah dibocorkan. Masihkah kita akan terlena oleh kehidupan ini? Masihkan kita akan terus nonton TV, mendengarkan musik tak henti-henti, terus-terusan mengisi waktu dengan hiburan? Akankah kita yang jauh dari Allah ini, yang hidup dihabiskan untuk mencari uang, kerja dan kerja tak habis-habisnya, mengejar kesenangan dan urusan dunia lainnya, masih akan menganggap keadaan kita “biasa-biasa saja”?)
Moeflich Hasbullah
Diedit lagi dari EKO RISANTO/bs,
dari sebuah mading masjid di Sliyeg, Indramayu.

Kemuliaan Nabi Muhammad di saat ruh Beliau Di jemput

“Aku menangis tidak sanggup menahan air mata membaca kisah ini. Betapa berat perasaan ini saat sang Nabi Agung dicabut ruhnya oleh sang malakul maut, bergetar perasaan menahan haru, dan betapa besar cinta Rasulullah Muhammad SAW pada umatnya. Tidak ada pemimpin di dunia ini seagung beliau. Allahumma shalli ‘ala Muhammad …!!”
a
muhammad1Fatimah binti Rasulullah sedang diliputi kesedihan karena ayah tercintanya sedang dilanda sakit, tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam, kemudian berkata: “Bolehkah aku masuk?” tanyanya. Tanpa mengetahui siapa orang itu, Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah ayahku, orang itu sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya.
Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu, ” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Engkau tidak senang mendengar khabar ini wahai kekasih Allah?” Tanya Jibril lagi. “Wahai Jibril, khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini.”
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis-shalaati, wa maa malakat aimaanukum – peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.” Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii!” – “Umatku, umatku, umatku”
Dan…, berakhirlah hidup sosok manusia agung dan mulia yang telah menyinari kehidupan dengan cahaya petunjuk itu, yang telah membawa umat manusia dari kegelepan kepada cahaya dan keselamatan. Mampukah kita mencintainya seperti beliau mencintai kita?
“Allaahumma Shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Al faatihi lima ughliqa wal khaatimi limaa sabaqa wanaashiril haqqi bil haqqi walhaadii ilaa shiraathal mustaqiimi wa’alaa aalihi wa shahbihi haqqa qadrihi wa miqdaarihil azhiimi…”
“Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami tercinta, Nabi Muhammad SAW, yang telah membuka apa yang tertutup dan menutup semua risalah sebelumnya. Penunjuk ke jalan yang benar, penghancur kebatilan dengan cara yang hak, dan pembela yang hak dengan cara yang hak pula. Limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepadanya, kepada keluarganya, kepada para sahabatnya dan kepada umatnya yang dicintainya hingga akhir zaman, Amin.”
Betapa besar cinta Rasulullah kepada kita. Apa yang sudah kita lakukan sebagai wujud kita mencintainya?[](diedit dari anonimous)

Inilah Serangan Bom Fospor Israel yang Mengerikan Itu: Efek dan Daya Rusaknya (Foto-foto Eksklusif)

Negara keras kepala dan sewenang-wenang itu bernama Israel yang menjatuhkan bom fospor ke wilayah pendudukan Gaza yang dihuni oleh kaum sipil saat penyerangan brutal negara itu ke Palestina belakangan ini. Dalam konvensi internasional, penggunaan bom ini dilarang karena daya rusak dan efeknya yang mengerikan terhadap manusia dan lingkungan beberapa lama setelah bom itu dijatuhkan. Tapi Isreal ya Israel, siapa yang bisa melawan negara kecil itu? Aturan mana yang bisa diterapkan pada negara mini itu? Amerika saja budaknya, PBB saja penontonnya, negara-negara Arab saja tetangga penakutnya.Syusyah…. Entah kapan negara-negara yang demikian banyaknya di dunia ini bisa menekan Isreal agar bisa lebih beradab.
Adalah sebuah penghargaan dari sahabat Mohamed Bokreta dari Aljazair, saya mendapatkan foto-foto eksklusif ini. Tidak mungkin saya menikmati sendirian foto-foto jarang ini. Saya ingin share kepada Anda untuk mengetahuinya bersama betapa bom itu mengerikan, betapa Isreal itu sama sekali tak memiliki rasa kemanusiaan, betapa menderitanya warga sipil Palestina, betapa dunia hanya jadi penonton, betapa negara-negara di dunia yang demikian banyaknya tak berarti buat Israel. The countries are nothing for Israel….
Selamat merinding menyaksikannya …
a
image0025
image0035
image0043
image0063
image0084
MIDEAST-ISRAEL-PALESTINIAN-CONFLICT-GAZA
image0102
image0112
image0122
image0132
image0142
image0162
image0172
image0182
image0203
image0212
image0221
image0231
image025
image026
image027
image028
image029
image030
image031
image032
image033

Jumat, 14 Januari 2011

Virus Sality dan penangkalnya

Sality oh sality ...virus yang satu ini bener bener bikin pusing.
Seperti cerita saya sebelumnya  tentang file excell yang corup dan cara benerinnya penyebabnya adalah ya virus ini.Bagaimana tidak pusing mana bikin file rusak anti virus yang mau saya Install mental semua gak bisa di Install....terpaksa saya harus menginstall ulang OS di netbook saya.
Setelah di install saya coba install ulang Anti viru Avira di netbook saya ...Lho ternyata masih gak mau juga.Saya coba make ANSAV bisa ke install tapi ...saat scanning si ANSAV juga tidak bisa Scanning ssecara normal karena saat scanning si virus malah bikin ulah dengan prosentase scanning di angka 0 dan dia bikin perintah scanning ulang sampe 210 x ...anda bayangin gimana gak bikin batere jadi tekor ... 210 x gak tahu kalau gak di stop bisa nyampe berapa kali ....??
Akhirnya kembali sowan ke mbah Google nyari tambahan ilmu untuk melumpuhkan si SALITY remnant ini ....dan dari eyang Google memberi senjata SALITY KILLER ini sebagai senjata ampuh.setelah di coba berhasil juga dia scanning tuh laptop dan ngdetec file yang sudah terinfeksi virus tersebut sebanya 482 file dan di cure....padahal sudah habis di install ulang tapi tetep masih sembunyi di dalamnya ....
Akhirnya setelah sality killer sudah berhasil men scanning Alhamdulillah Anti virus AVAS sudah bisa di install di Netbook.


Mudah mudahan saring saya ini bisa berguna bagi anda ....satu harapan saya ucapkan Alhamdulillah bila tools di atas bisa bermanfaat bagi anda.

Cara BENERIN File yang corup karena Virus

Sedikit berbagi aja apa yang baru saya alami beberapa hari ini .Mungkin aja rekan rekan mengalami hal yang serupa atau mirip dengan yang saya alami.
Ceritanya begini ....Pada suatu hari ...( Kayak cerita waktu SD aja ... he  he ).
Beberapa hari yang lalu saya sedang mengerjakan tugas sampingan bikin tools laporan tapi sudah 90 % file tersebut Corup tidak bisa di buka ....( Wah kacau bener mana laporane sudah mau kepake tools nya malah gak bisa di pakai ) singkat cerita buru buru nyari warnet untuk sowan mbah Google.
Setelah lama lama nyari di mbah Google dapet software untuk membuka file yang corup tersebut yaitu corrupt-excel2csv-1.0.zip.html.Alhamdulillah ....
Setelah di coba ternyata software tersebut hanya bisa membuka file yang corup tersebut ( dengan artian Rumus rumus yang ada di sheet yang sudah saya bikin jadi value semua ).Yah ...lumayan lah daripada valuenya hlang semua.
Setelah bikin tool baru ...dengan berjuang dari awal lagi 2 hari setelahnya gak sengaja membuka file dengan format Winrar .eh ...ternyata bener di sebalik musibah ada HIKMAH di sebaliknya ...yang kemarin gak tahu cara benerin file yang  corup karena kena virus atau salah perlakuan jadi tahu deh.
Ternyata format Winrar itu ada fasilitas untuk benerin file yang corup tersebut.
Dan yang bikin saya senang adalah rumus rumus yang ada di file excel tersebut bisa kembali seperti semula ......Alhamdulillah.
Dari WINRAR tersebut klik aja di REPAIR dan cari file yang sudah corup tersebut dan tinggal klik file dan di rename ....jadilah seperti sediakala ....padahal WINRAR tersebut sering sekali saya pake tapi kok gak ngeh ya...he he.
Selanjutnya nanti saya akan berbagi tentang penyebab file yang corup tersebut ternyata kena virus SALITY remnant dan cara nyembuhinnya ....
Baca dulu Alhamdulillah kalau Tips dari saya ini bisa berguna bagi anda.



Kamis, 30 Desember 2010

Anda Main laser kami main HACKER

situs malaysia285 Sikap Tak Sportif Malaysia Pancing Amarah Hacker IndonesiaJakarta – Sejumlah situs Malaysia menjadi bulan-bulanan para peretas Indonesia. Meski aksi ini terbilang tidak etis, namun tetap saja serangan tersebut dinilai terjadi lantaran aksi tak sportif para pendukung Malaysia kala menjamu Timnas Garuda di Stadion Bukit Jalil.
Menurut praktisi internet dan jaringan, Irvan Nasrun, aksi pembobolan dan deface ke sejumlah situs milik Malaysia tersebut merupakan reaksi yang terjadi begitu saja, tanpa direncanakan sebelumnya.
“Apa yang dilakukan oleh hacker Indonesia merupakan reaksi spontan karena ulah suporter Malaysia yang tidak sportif,” tukasnya kepada detikINET, Selasa (28/10/2010).
Salah satu aksi tidak sportif yang dimaksud Irvan bisa ditebak. Yakni terkait banyaknya sorot laser yang meneror para pemain timnas kala berlaga di Stadion Bukit Jalil saat leg pertama final Piala AFF 2010.
Meski Indonesia jelas-jelas dirugikan, Irvan menghimbau, serbuan ke situs-situs Negeri Jiran sejatinya tidak harus dilakukan. Biarkan masyarakat dunia yang menilai.
“Sebab, kita harus tunjukkan ke seluruh dunia bahwa kita lebih baik dari Malaysia,” ujarnya.
Sebelumnya, lebih dari 20 situs Malaysia dilaporkan telah kena permak para dedemit maya Indonesia. Sejumlah situs yang menjadi korban tersebut bahkan ada yang disusupi dengan foto pasukan Garuda yang tengah dipimpin Bambang Pamungkas.
Selain itu, aksi menyerbu situs Malaysia ini rupanya tak hanya dilakukan oleh pelaku yang asal Indonesia. Hacker Vietnam, yang negaranya sempat menjadi korban teror laser di Stadion Bukit Jalil pun melakukan aksi serupa dengan melampiaskan kekesalannya ke situs Malaysia.

Updates Via E-Mail